HIDUP ITU SEPERTI BOLA

Kehidupan saya saat ini tidak  sebanding dengan beberapa tahun yang saya lewati, tahun 90an ayah saya bekerja serabutan kadang sebagai nelayan, bertani, buruh bagasi hingga ojek, demi mencukupi kebutuhan keluargaku, hidup memang  sangat berat, untuk memebeli sebuah kaos oblong seharga Rp.25.000,-  tidak bisa, ingin memiliki apa yang dimiliki teman2 saya saat itu agak susah,  kenangan yang tak pernah dilupakan  di rumah punya Tv tetapi tidak bisa di gunakan karena tidak memiliki antena parabol, bahkan VCD juga tidak punya, untuk menonton tv saya setiap malam harus numpang nonton TV d rumah tetangga itupun, sampai jam 9. Tv mereka sudah di matikan. seiring berjalannya waktu hidup itu semakin berat, kehidupan itu sebuah  proses yang sangat berat, setiap hari saya harus menjaring bersama opa saya, untuk makan kita. hidup itu pilihan tinggal bagaimnanya kita untuk memilih yang terbaik,  ketika saya berada di bangku studi SMP, Puji Tuhan di tahun 2004 ayah saya mendapat pekerjaan sebagai honorer di salah satu instansi di kota kami, di saat itu Puji Tuhan kehidupan kita mulai membaik  hingga saat ini Semua itu karena Kasih dan Berkata atas semua apa yang telah di berikan padaku. PANDANGLAH HANYA PADA YESUS.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s